Cokelat Hitam (Dark Chocolate) Lebih Ampuh dari Vitamin C

Antioksidan Flavonoid Coklat

Kita sering mendengar istilah antioksidan atau radikal bebas. Sebenarnya makanan atau jajanan apa sih ini. Mari kita bedah satu – satu. Kita mulai dari antioksidan. Antioksidan berasal dari dua kata yaitu anti dan oksidan. Anti artinya menurut KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah melawan, menentang, atau memusuhi. Sedangkan oksidan asal katanya adalah oksidasi yang berarti proses melepaskan molekul atau partikel. Oksidan sendiri berarti zat yang kehilangan elektron dan bersifat sangat reaktif untuk mencari pasangan elektron lain dari molekul atau zat lain. Oksidan ini dikenal sebagai radikal bebas. Jadi antioksidan disebut juga zat atau molekul yang melawan radikal bebas. Radikal bebas ini ketika masuk ke dalam tubuh maka dia akan mencari elektron dari sel – sel dalam tubuh kita bahkan bisa menyerang hingga tingkat DNA. Akibatnya sel tubuh tersebut jadi rusak yang apabila semakin parah dan banyak sel yang rusak akan menyebabkan kerusakan jaringan bahkan kerusakan organ tubuh. Radikal bebas ini bersifat menyebar artinya apabila satu sel sudah rusak maka akan terhadi reaksi berantai yang menyebabkan semakin banyak timbul radikal bebas dan kerusakan sel. Inilah kenapa radikal bebas menjadi salah satu penyebab munculnya berbagai macam penyakit degeneratif atau kerusakan organ tubuh, kanker, dan penuaan dini. Nah disinilah fungsi dari antioksidan yaitu menyediakan elektron bagi oksidan atau radikal bebas. Tubuh dapat menghasilkan antioksidan sendiri, tapi tubuh cenderung bergantung ke antioksidan yang berasal dari luar tubuh.

Selama ini para ahli merekomendasikan Vitamin C sebagai antioksidan. Senyawa kimia yang punya nama ilmiah asam askorbat ini mampu melindungi sel dari gangguan radikal bebas. Seperti kita ketahui Vitamin C terdapat secara alami dalam sayur – sayuran dan buah – buahan. Fungsi antioksidan adalah sebagai pencegah. Vitamin C dapat mencegah terjadinya sariawan. Nah, dalam masyarakat umum ketika terjadi sariawan maka bakal buru – buru beli Vitamin C. Padahal fungsi vitamin C bukan untuk mengobati sariawan tapi mencegah sariawan. Ternyata ada antioksidan lain yag lebih dahsyat dari vitamin C yaitu Flavonoid. Flavonoid dapat berperan sebagai antioksidan dengan melepaskan atom Hidrogen dari gugus hidroksilnya. Salah satu sumber flavonoid adalah cokelat hitam atau dark chocolate.

Mengonsumis coklat hitam dapat meningkatkan antioksidan dalam darah dan membantu mencegah penyakit jantung, Para peneliti dari Italia dan Skotlandia menemukan tingkat antioksidan di dalam darah pada sukarelawan naik 20% setelah makan 100 gram coklat hitam. Sukarelawan terdiri dari tujuh wanita dan lima pria. Coklat mengandung komponen fitokimia yang membantu melawan radikal bebas. Antioksidan dalam bentuk polifenol yang merupakan kelas dari flavonoid sebenarnya juga dapat ditemukan pada wine, dan teh. Polifenol dalam coklat terutama bubuk coklat lebih banyak dari wine atau teh.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *